Teknik Slalom dan Review Mobil

TEKNIK DASAR SLALOM

Ada 5 teknik dasar yang harus dikuasai peslalom, yaitu U-turn, J-turn, Zig-Zag, Angka 8 dan kontrol rem. Dalam kelima teknik ini kita belajar teknik memutar setir, menarik rem tangan, mengerem sampai buka-tutup gas. Teknik dasar itu adalah:

 

TEKNIK U-TURN: Ini adalah teknik untuk membalik arah laju mobil dengan cepat alias berputar 180 derajat.

TEKNIK J-TURN: Ini adalah teknik berbalik arah yang dilakukan saat mobil melaju mundur. Dalam pentas slalom kontemporer, sudah tidak ada lagi soal yang mewajibkan peslalom untuk melakukan teknik ini. Alasannya, hal ini riskan membuat mesin atau transmisi mobil rusak.

TEKNIK ZIG-ZAG:Teknik menghindari rintangan yang ditaruh dalam rentang jarak tertentu dalam satu garis lurus secara simultan.

TEKNIK KONTROL REM: Anda harus mengetahui titik pengeremen mobil pada kecepatan tertentu. Berlatihlah mengerem mulai dari kecepatan 60 km/jam hingga 100 km/jam. Perhatikan titik atau jarak berhenti mobil disetiap tingkat kecepatan.

TEKNIK ANGKA 8: Teknik ini manuver mobil yang membentuk angka 8.

 

PARA JAGOAN BARU

Mobil-mobil baru ternyata andal buat slalom. Nah, beberapa peslalom sudah mencoba-coba mobil seperti Toyota Yaris, Honda Jazz, Suzuki Swift, Daihatsu Sirion dan Kia Picanto buat dijadikan tunggangan mereka tahun depan. Yuk, kita lihat komentar mereka.

 

TOYOTA YARIS

Menurut Ananta O.H.P, keunggulan utama Yaris adalah setirnya yang smooth atau lembut. Maklum deh sudah pakai teknologipower steering elektrik. “Terus setirnya itu nurut sama kemauan pengemudi,” kata peslalom dari tim astaga.com GT Radial ini.

Suspensi Yaris yang memakai kombinasi MacPherson sturt di depan dan coil spring dengan stabilizer di belakang menyodorkan stabilitas saat mobil melakukan U-turn. Cuma sedikit terjadi body roll akibat peredam kejut yang disetel lembut oleh pabrik.Soal mesin sih dirasa cukup. Mesin 1NZ-FE 1.500 cc VVT-i yang menghasilkan tenaga standar 109 dk dirasa cukup, torsi besar dan bisa berakselerasi cepat.

 

HONDA JAZZ

“Mobilnya terlalu stabil, jadi agak sulit diajak ‘nekuk’ malah jadi muncul understeer,” buka Anggana Oktory Hutoyo Pasaribu. Pemuda berusia 25 tahun ini menyebut bahwa mobil yang terlalu rigid dan responsif sistem suspensinya bikin gerakan mobil cenderung ‘lurus’ saat harus ditekuk. Ia sebenarnya lebih sreg dengan Jazz yang versi i-DSI, menurutnya lebih responsif buat diajak slalom.

Sementara spek rem yang disc brake dianggap pemuda yang juga sarjana hukum ini kurang bisa diajak ngepot. “Teromol lebih enak, karena bisa berhenti drastis,” sebut Anggana yang biasa dipanggil Angga. Sementara itu, ketersediaan hand brake memang bikin upaya pengereman yang spontan lebih baik.

 

SUZUKI SWIFT

“Body mobilnya kecil, selalu ngikut apa yang dimau,” Andika Credenda Handogo mengomentari kelebihan Suzuki Swift. ‘Talenta’ Swift untuk slalom utamanya ada dikepresisian sistem rem tangan. Handbrake-nya nurut, dibelokin mau sesuai yang diinginkan, tentu saja pakem. Meski diakuinya ini enggak diimbangi cengkeraman rem pijak. Karena ABS-nya terlalu agresif, jadi ngeremnya cukup susah.

Handling Swift tergolong lemah karena kecenderungannya untuk understeer dan body roll. “Power steering-nya sedikit ada delay (dan) suspensinya terlalu soft,” ungkap Dika. Itu ditambah adanya ‘kekosongan’ tenaga pada putaran rendah. “Power hilang di 1.500-3.000 rpm, jadinya gue gas terus. Jangan lepas (gas) biar enggak ngedrop!” tambahnya lagi.

 

DAIHATSU SIRION

“Buat saya Daihatsu Sirion itu is the best buat slalom,” kata Agus Djohansyah. Ia mengibaratkan keperkasaan Sirion di slalom itu sama dengan Toyota Starlet. “Sirion punya wheelbase pendek yang membuatnya lincah berbelok,” lanjutnya lagi.

Ia juga mengatakan mobil ini cuma membutuhkan sedikit modifikasi di mesin dan suspensi. Mesin dibikin lebih responsif sedang suspensi dibuat lebih keras. “Karena di slalom itu yang penting traksi, bukan tenaga,” tambah bos rumah modifikasi SLS di daerah Jatiwaringin ini.

sumber : http://prialugu.blogspot.com/2008/01/slalom-makin-memikat.html

This entry was posted in Otomotif, Tips n Trik and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s