TIPS Memperbaiki Kualitas dan Gaya Bicara saat Presentasi

Saat Presentasi kebanyakan dari kita bisa jadi gugup ,walaupun kata-kata sudah disusun sedemkian bagus. Tetap saja bisa jadi kacau saat Presentasi berjalan ..adalah berbagai situasi khusus yang menuntut kamu bisa berbicara dengan jernih, mampu menyetir tindakan, dan bisa menciptakan hasil akhir sesuai dengan keinginan. Bagaimana kamu bisa melakukannya ? Dengan memperbaiki kualitas dan gaya bicara kamu !

Ini caranya :

Quote:
Kesamaan Pandangan

Ciptakan shared point of view. Menciptakan koneksi sesegera mungkin dengan individu atau sekelompok orang yang menjadi audience kamu, adalah hal yang sangat penting. Kamu bisa melakukan ini secara efektif dengan membangun kesamaan pandangan. Mengapa kamu semua berada di ruang yang sama ? Apa yang menyatukan kamu semua ? Bicaralah tentang hal ini, dengan menggunakan “SAYA-ANDA-KITA” sebanyak yang bisa kamu lakukan.

Quote:
Nafas dan Koneksi Awal

Jangan mulai berbicara sebelum kamu menarik nafas yang dalam dan panjang. Selama proses itu, lihatlah ke audience dan carilah sebuah wajah yang ramah, kemudian buatlah koneksi dengannya sekitar 4 detik. Berikutnya, perluaslah koneksi kamu agar bisa berkoneksi dengan seluruh audience. Tariklah nafas kedua, lalu mulailah berbicara.

Quote:
Kata Pembuka

Buatlah kalimat pembuka yang powerful. 30 detik pertama dari bicara kamu, adalah saat terpenting untuk keseluruhan bicara kamu. Gunakan kutipan, misalnya ” Tahukah kamu syarat utama masuk ke surga ? …..Mati !!” Gunakan kutipan lagu. Tanyakan sebuah pertanyaan yang filosofis. Sajikan fakta yang mengejutkan, dan sebagainya. Tugas awal kamu adalah menarik perhatikan audience.

Quote:
Hiburan

Ceritakanlah sesuatu yang bisa membuat audience merasa ringan, segar dan nyaman. Lakukan ini dengan konteks “SAYA-ANDA-KITA”.

Quote:
Bahasa Audience

Bicaralah dalam bahasa yang akrab dengan audience. Bahan bicara kamu mestinya mendekati bentuk percakapan satu lawan satu dengan anggota audience. Gunakan terminologi yang mereka gunakan. Pahamilah kebiasaan mereka berbicara. Hindari kata-kata yang sulit mereka mengerti.

Quote:
Kontak Mata

Kontak mata akan menolong kamu dan audience kamu. Khususnya, saat kamu menyampaikan sesuatu yang punya dampak emosional. Jangan sampai, saat menyampaikan hal penting mata kamu malah sedang melihat ke lantai atau ke luar jendela. Melihat ke arah bawah atau ke lantai, adalah kebiasaan yang umum saat kita terlibat dengan emosi dan perasaan pribadi. Waspadalah agar jangan sampai kebiasaan ini muncul saat kamu harus berbicara di depan audience.

Quote:
Pengalaman Pribadi

Pengalaman pribadi dan kisah hidup kamu, bisa kamu gunakan sebagai contoh dan metafora. Telusuri sejarah hidup kamu dan temukan saat-saat di mana kamu punya konflik, identifikasi pelajaran dan peluang yang muncul dari konflik itu. Ini adalah alat yang powerful dan mudah ditransfer ke dalam benak audience. Carilah kisah sukses dalam hidup kamu, ceritakan bagaimana kamu bisa mencapainya. Mereka datang untuk menemui kamu, bukan orang lain.

Quote:
Peran Hati

Kuasai pembukaan dan penutupan kamu dengan sepenuh hati. Dua titik ini adalah titik-titik terpenting untuk koneksi kamu dengan audience.

Quote:
Interaktivitas

Berilah waktu bagi audience untuk bertanya

Quote:
Strategi Penutupan

Rencanakan strategi penutupan kamu. Upayakan agar tidak melewati batas waktu yang dialokasikan

Semua tips di atas sudah lebih dari cukup bagi kamu, untuk merasakan kenyamanan saat berbicara. Sebab, kamu akan berbicara dengan rasa powerful dan otentik, sekaligus dipersepsi punya otoritas dan bisa dipercaya. Dengan semua tips diatas, sebagian besar tips senjata terpenting dalam public speaking telah kamu implementasikan.

Posted in Tips n Trik | Tagged , , , , , | Leave a comment

Bikin Passport (Online) itu mudah…!!! (Sebelum pakai CALO mending baca ini dulu!!!)

Sekedar share pengalaman bikin passport secara online dan manual, siapa tau bermanfaat.

Metode Online

  1. Scan semua dokumen pendukung untuk pendaftaran passport seperti: KTP, KK, Akte Lahir, Ijazah, Surat Nikah dan Surat Rekomendasi dari kantor. Jangan lupa disimpan dengan format JPG hitam putih dengan ukuran maksimal 300kb.
  2. Setelah itu buat surat permohonan pembuatan passport secara online dengan alamat websitenya adalahhttp://www.imigrasi.go.id/ kemudian masuk ke menu “Layanan Publik” – “Layanan Online” – “Layanan Passpor Online”. Atau di http://ipass.imigrasi.go.id:8080/xpasinet/ .Surat permohonan ini dibuat minimal satu hari sebelum ke kantor imigrasi. 
  3. Setelah semua formulir online diisi cetak Tanda Terima Pra Permohonan.
  4.  Datang ke kantor imigrasi dengan membawa Tanda Terima Pra Permohonan tadi serta seluruh dokumen asli dan foto copynya seperti: KTP, KK, Akte Lahir, Ijazah, Surat Nikah dan Surat Rekomendasi dari kantor.
  5. Beli formulir pendaftaran passport baru. Klo diimigrasi Jakarta Utara formulir ini dijual di fotocopy sebelah kantor imigrasi, harganya Rp. 13.000,-.
  6. Antri dibagian pembuatan passport baru. Supaya cepat, sambil antri isi seluruh data diformulir yang baru dibeli tadi.
  7. Daftar dibagian informasi
  8. Tunggu nama dipanggil untuk verifikasi data.
  9. Verifikasi data, disini anda akan diminta formulir pendaftaran passpor, dokumen asli dan foto copy KTP, KK, Akte Lahir, Ijazah, Surat Nikah dan Surat Rekomendasi dari kantor. Jangan lupa tunjukan bukti Tanda Terima Pra Permohonan yang telah dibuat secara online tadi.
  10. Apabila data anda OK anda akan diminta memfoto copy formulir yang sudah diverifikasi dan menyerahkannya kembali kepetugas imigrasi.
  11. Kemudian anda akan diminta antri kebagian kasir untuk melakukan pembayaran. Untuk passpor dengan 48 halaman harganya adalah Rp. 255.000,-.
  12. Setelah melakukan pembayaran anda akan disuruh antri lagi untuk mendapatkan bukti pembayaran dan nomor antri foto dan wawancara.
  13. Step berikutnya adalah foto dan wawancara. Klo wawancara OK, artinya passpor anda sudah disetujui. Anda akan diminta tanda tangan di passpor anda. Setelah itu petugas akan meminta anda untuk datang 4 hari kerja (Sabtu, Minggu dan hari libur nasional tidak dihitung) kemudian untuk mengambil passpor.
  14. H+4 anda datang diatas jam satu (ingat diatas jam 1). Langsung kebagian pengambilan passpor dengan menunjukan bukti pembayaran.
  15. Klo sudah jadi anda diminta memfoto copy halaman pertama dan terakhir passpor anda dan menyerahkannya kepada petugas.
  16. Passpor sudah jadi deh 

Metode Non Online
Sebenarnya hampir sama tapi bedanya anda tidak perlu melakukan step 1-3. Dan bedanya lagi setelah melakukan verifikasi data anda hanya akan diberi surat bukti pendaftaran dan anda akan diminta datang 4 hari kemudian untuk melakukan foto dan wawancara. Empat hari kemudian anda datang lagi ke kantor imigrasi untuk melakukan step 11 sampai dengan selesai. Intinya bedanya anda tidak dapat melakukan proses foto dan wawancara dihari yang sama. jadi secara waktu anda rugi 4 hari dibanding dengan yang bikin secara online.

Tips:
*

  • Datanglah sepagi mungkin ke kantor imigrasi. Walaupun kantor buka jam 8 tapi yang antri sudah banyak.
  • Bawa bekal makanan/minuman takut kelaparan/kehausan saat antri.
  • Bawa uang secukupnya
  • Bikin passpor tanggal tua, soalnya klo tanggal tua yang bikin dikit.
  • Pakailah pakaian yang berkerah dan bukan bewarna putih.
  • Untuk yang menggunakan jilbab jangan menggunakan jilbab putih.
  • SAY NO TO CALO
Posted in Longue, Tips n Trik | Tagged , | Leave a comment

Diantara motor 250 CC, Harga Sparepart Ninja 250 Super Mahal

Konsekwensi punya motor premium adalah ongkos perawatannya yang “Nggilani” bagaimana tidak harganya bisa berkali lipat dibanding sparepart motor harian. Saat berkunjung di motorplus beberapa saat lalu SF mendapatkan sebuah artikel komparasi beberapa parts motor 250 cc. Meski parts yang diuraikan tidak sama jenisnya antara satu merk dengan lainnya, namun setidaknya bisa jadi gambaran. Monggo disimak :

Honda CBR 250 

image

fuel pump, Rp 2.041.000. Piston, Rp 269 ribu. Ring piston, Rp 94 ribu. Kabel Gas, Rp 77 ribu. Paking knalpot, Rp 77 ribu. Kabel kopling, Rp 44 ribu. Gir depan (14 mata), Rp 63 ribu. Gir belakang (38 mata), Rp 230 ribu. Rantai, Rp 600 ribu. Bohlam lampu depan, Rp 330 ribu. Bohlam lampu belakang, Rp 37 ribu. Paking blok kanan, Rp 25 ribu.

Kawasaki Ninja 250
image

Satu piston, Rp 245 ribu. ring piston, Rp 220 ribu. Kampas rem depan/ belakang, Rp 205 ribu. Bohlam lampu depan, Rp 360 ribu (satuan). Bohlam lampu belakang, Rp 35 ribu. Rantai, Rp 1.150.000. Gir depan, Rp 260 ribu. Gir belakang, Rp 140 ribu. Kampas kopling, Rp 80 ribu (satuan). Filter udara, Rp 37 ribu.

Minerva Megelli 250

image

Terakhir, Megelli 250. Kampas rem belakang, Rp 88 ribu. Kampas rem depan, 33 ribu. Ring piston 121 ribu. Piston, Rp 107.800. Pin piston, Rp 15.400. Filter udara, Rp 27.500, Kabel gas, Rp 17.600. Kampas kopling, Rp 99 ribu. Kabel kopling, Rp 17.600. Gir depan, Rp 52.140. Gir belakang, Rp 112.200. Rantai, Rp 132 ribu. Bohlam lampu depan, Rp 39.270.

Coba liat harga piston, piston ninja sedikit lebih murah dari CBR namun cuma sebiji loh, kalau dua biji ya hampir 2 kali lipat, kalau dibanding minerva harganya bisa 4 x lipat :( , bandingkan ring piston juga untuk CBR cukup 94 rb, lah ninja 220 rb (entah ini untuk 1 atau 2 piston), minerva juga ga seberapa mahal cuma 121 rb. Parts lain seperti kampas rem, rantai, kampas kopling tampaknya juga Ninja 250 yang paling mahal.
Kalo calon konsumen mengetahui hal ini mempengaruhi keputusan pembelian ga sih? Sebuah dilema juga, jawabannya tergantung pertimbangan saat beli motor pertama kali. Bagi SF sih bakal tetep milih Ninja 250 karena aura 2 silindernya benar-benar ga bisa disandingi oleh mesin 1 silinder, biar kata gambot, berat, tarikan lemot, tapi saat riding diiringi dentuman knalpot stereo pengorbanan terbayarkan dengan kepuasan yang SF dapat. Perlu diingat juga Motor-motor yang SF sebut diatas adalah motor premium, harga maupun ongkos perawatan mahal bukan pertimbangan utama bagi sebagian konsumennya. Namun bukannya SF ga mempertimbangkan harga loh, buktinya SF memilih beli Ninja bekas (nyicil lagi) :mrgreen: demi cita-cita masa kecil. Masalah parts mahal, tenang saja…. sudah aneinventarisir parts substitusi dengan harga juauh lebih murah tanpa mengurangi fungsionalitas.  :lol:

Posted in Longue | Tagged , , , | Leave a comment

All About Ninja 250 : Kekurangan, Solusi, Modif Wajib dan Hal yang Harus Dihindari

Disini ane ga akan mengulas kelebihan ninja karena pada udah tau :) Ane cenderung ingin menulis dari sudut pandang berbeda, meleset dari sisi mindset orang Indonesia yaitu segala kelebihan harus ada dalam satu motor. Maka dari itu berikut akan saya ulas sebatas pengalaman saya mengendarai Ninja selama hampir 6 bulan, mengenai kekurangan Ninja, Solusi, dan modifikasi apa saja yang diperlukan agar Ninja 250 dalam kondisi selalu prima.

Kelemahan Ninja 250

  • Tanpa kickstater. Solusi : Selalu rawat accu
  • Radius putar lebar. Solusi : Pinter-pinternya cari area putar balik dijalan sempit
  • Bobot 160kg. solusi : Fitness J… :)
  • Boros dan harus minum pertamax. Solusi : nyetirnya kalem-kalem aja.
  • Dudukan unitrak bagian bawah cukup menonjol, hati2 kalau boncengan dan melewati polisi tidur.  Solusi : kalo melewati polisi tidur kurangi kecepatan
  • Tidak ada saklar lampu tembak. Solusi : dengan DRL, tinggal switch posisi lampu jauh deket. Jangan lupa kembaliin ke posisi semua, konsumsi 2 lampu nyala bareng 105Watt.
  • Lampu utama nyala sebelah. Solusi : -
  • Jok belakang keras, ga nyaman bagi boncenger. Solusi : – , klo di modif jadi kliatan aneh sih
  • Tangki  ga rata, susah bonceng si Kecil didepan. Solusi : Pasang kondom tangki
  • Posisi plat nomor depan menganggu pemandangan. Solusi : pindah dibalik windshield
  • Klakson cemen cuma sebiji kecil lagi. Solusi : ganti klakson twin tone
  • Sparepart mahal dan langka. Solusi : Pake parts alternatif
  • Ga ada behel belakang. Solusi : boncenger meluk rider, kalo mo geser pantat Ninin manfaatin footstep belakang.
  • Ban bawaan IRC Road Winner kurang ngegrip buat ninja dengan bobot segitu. Solusi : lebih hati-hati melibas jalanan basah, ganti ban lebar depan 120/70 belakang 150/60
  • Rem belakang terlalu pakem, klo panic braking bisa selip. Solusi : Lebarin piringan depan untuk mengimbangi

Modifikasi yang wajib dilakukan untuk perlindungan 

  • Rear Hugger (spakbor kolong) untung melindungi shockbreaker belakang agar ga kena kotoran dari roda.
  • Cover radiator, radiator Ninja ada dibelakang roda depan, kalo kecepatan tinggi ada kerikil iseng bisa bocor.
  • Baut rangka (kenop)  2 biji sebelah kanan, 2 sebelah kiri posisi diatas footstep depan hendaknya dilem, gampang banget lepas.
  • Pasang kondom tangki, biar ga gampang tergores resleting celana atau jaket
  • Gembok pengaman, kalau perlu alarm.

Hal yang harus dihindari :

1. Melipat Spion saat riding dijalan raya. Fenomena ini Masih sering saya jumpai, inginnya ngeman Spion, ujung2nya malah bisa celaka.

2. Ngebut dijalan basah. Dengan bobot 160 kg repot juga mengendalikan sibongsor ini.

3. Boncengin Istri orang. Kqkqkqkk…. Soalnya kudu meluk sih, klo ga gitu bisa njengkang klo digas. :lol:

source : http://smartf41z.wordpress.com/2011/05/28/all-about-ninja-250-kekurangan-solusi-modif-wajib-dan-hal-yang-harus-dihindari/

Posted in Longue | Tagged , , , , , , , , , , , , | 1 Comment

9 Kebohongan toko kamera

Fotografi adalah salah satu bidang seni yang paling banyak dipenuhi mitos dan “fakta” yang tidak pernah terbukti kebenarannya. Biasanya Anda mendengar mitos ini saat berada di toko kamera, meskipun hal ini tidak selalu salah penjual di toko. Seringkali mitos ini berawal dari produsen kamera untuk mendukung promosi tipe kamera baru yang akan dipasarkan, dan berangsur-angsur beberapa mitos berubah menjadi kebohongan.

Kebohongan ini bukan berarti penipuan. Kebanyakan memang bermula dari fakta, tetapi kemudian dibesar-besarkan atau ditutup-tutupi sebagian sehingga memberi dampak yang lebih kuat. Dalam artikel ini Anda dapat membaca 9 hal yang paling sering terdengar saat kita berkunjung ke toko kamera, dan alasan mengapa Anda perlu lebih skeptis mengenainya.

1. Megapixel = Kualitas
Ya, mari memulai dengan kebohongan yang paling populer, yaitu bahwa megapixel lebih tinggi, lebih baik. Megapixel adalah satuan resolusi sensor, dan memang nilai ini merupakan hal pertama yang disebut pada setiap spesifikasi kamera. Pada suatu masa, memang produsen saling mengadu nilai megapixel tertinggi. Namun, jika ada yang mengatakan, “Kamera ini lebih baik karena memiliki 14 megapixel, kamera itu hanya 12 megapixel” maka Anda perlu waspada.

Sebenarnya tidak salah jika dibilang megapixel memengaruhi kualitas, tetapi harus dalam skala besar. Megapixel mencakup luas sensor. Karena itu, untuk mendapatkan detail yang 2x lebih baik secara teori Anda membutuhkan nilai megapixel yang 4x lebih besar. Misal sebelumnya 10 megapixel, Anda membutuhkan 40 megapixel. Ini berlaku untuk kamera dengan tipe yang sekelas.

Jadi, apa memang Anda membutuhkan extra 2 megapixel pada foto Anda? Kemungkinan besar jawabannya “Tidak”. Kamera saku terkini rata-rata memiliki 12 megapixel, sementara DSLR memiliki 15 megapixel. Kedua nilai ini sudah sangat tinggi dan extra 2 megapixel tidak akan memberikan perbedaan yang signifikan.

2. ISO 5000! ISO 10000!

Setelah melewati fasa “Perang Megapixel”, produsen kamera kini memasuki fasa “Perang ISO”. Ya, ISO, yang merupakan satuan sensitivitas kamera, didorong sampai batas-batas tidak masuk akal. Salvo pertama dimulai oleh Nikon dengan D3S yang dapat memotret sampai ISO 102.400, sekitar 32x lipat lebih tinggi dari kamera normal. Semakin ke sini, semakin banyak kamera saku yang menjanjikan pemotretan sampai ISO 3200 atau ISO 6400.

Kami tidak mengatakan bahwa ISO tinggi itu buruk. Pada saat gempa di Padang 2009 lalu, semua listrik mati sehingga banyak jurnalis yang merasakan manfaat ISO tinggi saat dokumentasi seperti pada foto ini. Tetapi, yang mereka gunakan adalah kamera puluhan juta rupiah. Pada kamera saku dengan harga 3 juta rupiah, kemungkinan besar kamera hanya dapat memotret secara efektif sampai ISO800. Memang Anda dapat mengubah ke angka yang lebih tinggi, tetapi bukan berarti kamera akan memberikan hasil bagus.

3. Anda butuh lensa telephoto

Setelah membeli DSLR Anda, seorang petugas toko yang baik akan menawarkan tambahan lensa telephoto. “Baik” dalam arti baik dalam menjual, bukan berarti baik ke pelanggan. Jika Anda termakan bujukan ini, kemungkinan besar Anda akan menukar lensa tersebut dalam beberapa bulan dengan lensa yang lebih mahal lagi.

Lensa telephoto memungkinkan Anda memotret objek-objek jauh dengan detail. Namun, jika Anda salah memilih lensa, efektivitas lensa tele menjadi terbatas. Sebuah survei mengatakan bahwa 90% penggunaan kamera dilakukan dalam ruangan atau saat malam hari, yang berarti kondisi pencahayaan tidak ideal. Jika anda memilih lensa telephoto yang terjangkau, kisaran 2-3 juta rupiah, maka lensa itu biasanya tidak dirancang untuk penggunaan dengan cahaya kurang. Dalam kondisi pencahayaan tidak ideal, lensa tele terjangkau biasanya memberi respon lambat atau gambar yang blur. Jika ingin telephoto yang yang baik, bersiaplah mengeluarkan uang 2-4 kali lipat nilai tersebut. Dengan dana sekian besar, Anda bisa mendapatkan lensa tele dengan aperture besar dan Anti Shake (peredam getar). Jadi, sudah cukup dong? Tidak juga, Anda perlu mengingat mitos berikutnya…

4. Dengan Anti Shake pasti tajam

Image Stabilizer, Vibration Reduction, SteadyShot. Itu adalah julukan sebagian produsen untuk sebuah sistem serupa: peredam getar. Peredam getar meredam goncangan tangan Anda sehingga memberikan hasil tajam. Feature ini dapat dibilang wajib dimiliki jika Anda ingin menggunakan lensa tele karena saat menggunakan lensa tersebut setiap gerakan kecil berpengaruh berkali lipat. Dan semua sistem peredam getar produsen kamera dapat bekerja dengan baik.

Namun, Anda perlu ingat bahwa sistem tersebut tidak meredam gerakan subjek sehingga sebaik-baiknya teknologi yang ada pada kamera, Anda masih perlu belajar bagaimana memaksimalkannya. Dengan membeli lensa atau bodi yang lebih mahal, bukan berarti foto Anda tidak akan gagal.

5. “Ini lensa Jerman”

Carl-Zeiss, Leica, Schneider-Kreuznach. Ini adalah beberapa merek Jerman yang sukses merambah ke era digital. Banyak merek Jerman menikmati posisi sebagai merek premium saat fotografi film (analog), tetapi gagal bersaing dengan perkembangan teknologi Jepang di era digital. Lalu, yang sukses berarti produknya bagus dong? Satu hal yang perlu Anda ketahui, rahasia kesuksesan merek Jerman di era digital adalah dengan bekerja sama dengan … produsen Jepang.

Ya, beberapa produsen Jerman dapat tetap bersaing dengan memasarkan produk Jepang di bawah merek mereka. Leica D-Lux 4 adalah salah satu contoh. Produk tersebut sebenarnya sama persis dengan Panasonic LX3. Beberapa merek Jerman bahkan tidak lagi memasarkan, hanya menerima royalti dari produsen Asia sehingga produk mereka dapat dipasarkan dengan merek Jerman. Taktik pemasaran seperti ini terbukti efektif, tetapi Anda jangan menilai sebuah kamera lebih baik hanya karena ada merek Jerman tercantum padanya.

6. 15x zoom! 30x zoom!

Yang mereka katakan: “Lensa/kamera ini lebih baik karena zoomnya panjang”

Kenyataannya: Zoom yang panjang memperlambat kinerja lensa dan berpotensi menurunkan kualitas gambar

Akhir-akhir ini ada beberapa lensa ultrazoom yang cukup baik, tetapi lensa tersebut tidak murah. Generasi pertama lensa ultrazoom memiliki banyak masalah, termasuk ketiadaan sistem peredam getar pada beberapa merek. Silahkan saja memilih tipe lensa ini, tetapi yakinkan bahwa lensa tersebut adalah tipe terbaru.

Jika lensa ultrazoom terdapat pada kamera saku, masalahnya bertambah. Selain lambat, ukuran kamera juga membesar. Saat ini sudah ada kamera seukuran batang sabun dengan rentang zoom 14x seperti Canon SX210, karena itu tak perlu memilih kamera yang besar jika ingin zoom yang panjang. Kecuali jika Anda memang ingin kamera SLR-like, yang membawa kita ke poin berikutnya…

7. “Ini sudah mirip SLR”

Yang mereka katakan: “Kamera ini keren lho Pak/Bu, sudah seperti DSLR”

Kenyataannya: Kamera SLR-like masih 2-4 kali lebih lambat dibandingkan DSLR.

DSLR menjadi pilihan jurnalis bukan karena kualitas gambarnya karena untuk kualitas cetak koran, kamera saku masih bisa menyamai DSLR. Sebaliknya, jurnalis membutuhkan kecepatan DSLR. Padahal, kecepatan shot-to-shot, zooming, dan AF kamera SLR-like belum bisa menyamai DSLR sejati.

Selain itu, banyak orang menyukai efek ruang tajam tipis (shallow DOF) yang dapat diberikan DSLR tetapi sulit dilakukan dengan kamera SLR-like. Kamera SLR-like memang masih memiliki rentang zoom terpanjang, sampai 30x. Tetapi selain itu, tidak ada alasan kenapa Anda tak dapat memilih kamera yang lebih kecil atau memilih DSLR sejati.

8. Screen protector & Filter

Yang mereka katakan: “Tidak sekalian anti-gores dan filter lensa, Pak/Bu?”

Kenyataannya: Filter dan anti-gores berpotensi merusak kualitas gambar dan kualitas display

Layar LCD kamera kelas menengah ke atas sudah dilengkapi lapisan yang scratch resistant. Sampai batas tertentu, lapisan ini dapat menahan goresan. Yang lebih penting, kebanyakan layar LCD kamera telah dilengkapi lapisan anti refleksi sehingga layar lebih visible saat digunakan outdoor. Pemasangan anti gores dapat menganulir fungsi lapisan anti refleksi ini.

Filter UV/proteksi juga tak berbeda. Filter ini memang perlu untuk melindungi lensa, tetapi Anda tak boleh asal memilih dengan alasan, “toh hanya untuk proteksi”. Filter UV yang baik tidak memantul dan tidak mengurangi kualitas gambar. Harga filter bukan patokan terhadap kualitasnya, karena filter UV senilai Rp 600 ribu masih dapat memberikan hasil seperti ini. Sebaliknya, pastikan filter yang Anda pilih adalah tipe yang (paling tidak) Multi Coated.

9. Tas kamera untuk penyimpanan

Yang mereka katakan: “Beli tas yang besar saja, kan bisa sekalian untuk menyimpan kamera”

Kenyataannya: Menyimpan kamera dalam tas untuk waktu lama dapat menimbulkan jamur

Tas kamera biasanya kedap air, tetapi bukan berarti tas tersebut tidak lembab dan baik untuk penyimpanan. Busa dalam tas kamera dapat menyerap kelembaban dari udara, dan hal ini dapat mempercepat tumbuhnya jamur. Sebaiknya pilih tas yang nyaman dan cukup kecil untuk dibawa2.

Untuk penyimpanan, akan lebih baik menggunakan container kedap udara seperti Tupperware atau Lock n Lock yang sudah disisipkan silica gel. Solusi ini cukup efektif dan relatif terjangkau dibandingkan membeli dry cabinet. Namun, akan lebih baik lagi jika kamera Anda tidak disimpan, melainkan digunakan setiap hari.

tambahan dari

Quote:
dari gw : kalau mau beli kamera yang harus diperhatikan
1. Survei dulu !
dari harga, spesifikasi, kebutuhan (yang anda butuhkan), toko, garansi (termasuk klaimnya) sampe ke memory nya n card readernya ..
Pokoknya selengkap-lengkapnya deh

2. Cari testimoni pengguna (terserah mau dari internet / dari temen)
tapi kalau bisa agan cobain dlu ya kameranya ..
Biar lebih mantap !

3. Jangan termakan omongan dan rayuan para penjual kamera
Berpikirlah kritis dan seakan-akan anda ingin tahu segalanya.
“Mengapa harus membeli yang ini ? Mengapa harus merek ini ?”
Carilah fakta-faktanya di survei yang anda telah lakukan, lalu bandingkan dengan omongon penjual.

Posted in Photography, Tips n Trik | Tagged , , , | Leave a comment

Bagaimana Cara Mendisiplinkan Anak?

Siapapun pasti pengen anaknya disiplin dan nggak menjadi manja. Mungkin beberapa tips dibawah ini bisa diterapkan untuk mendisiplinkan atau melatih kedisiplinan anak

  1. Tegas
    Jika anda melarang anak untuk tidak melakukan sesuatu, buatlah alasan-alasan yang logis dengan memberikan penjelasan dan bimbingan kepadanya. Alasan-alasan seperti, “Jangan duduk di depan pintu, pamali!”, “Jangan main sampai waktu Maghrib, nanti diculik Kalongwewe!”, rasanya sudah harus ditinggalkan. Beritahu alasan sebenarnya kenapa anak dilarang melakukan suatu hal dengan alasan yang masuk akal.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Jangan salah loh, anak kecil sekarang cerdas2. Jangan coba2 mengakali mereka dengan alasan2 yg ga masuk akal
  2. Jangan Plin Plan
    Pada dasarnya si kecil akan meniru apa yang orang dewasa lakukan. Begitupun jika anda dan pasangan bertindak plin-plan terhadap suatu keputusan. Contohnya anda tidak setuju kalau si kecil lompat-lompatan di tempat tidur sementara pasangan anda malah membiarkannya. Ini akan membuat si kecil bingung. Akibatnya dia akan mengabaikan ketidaksetujuan anda. Jadi, buatlah kesepakatan keputusan dengan pasangan agar anak-anak jadi mudah dalam bersikap.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Penting nih, kadang ada perbedaan ‘peraturan’ antara ayah dan ibu. Jika di satu pihak membiarkan atau membolehkan, kebanyakan anak akan mengikuti yg membiarkan saja klo menurut dia hal yg dilakukan itu mengasyikan
  3. Kompromi
    Anak-anak tidak selalu bisa mengatasi dan membedakan antara persoalan besar dan kecil. Sesekali, berkompromi dan mengertilah diri mereka. Tindakan kompromi akan membuat anak-anak menjadi lebih mudah menghadapi persoalan yang lebih besar nantinya. Misalnya jika anak lalai menengok ke kiri-kanan saat akan menyebrang jalan, lain kali dia tak akan berbuat seperti itu lagi. Jika anda keberatan dengan sikapnya, nyatakan dengan jelas. Katakan, “Berhentilah melempar-lempar mainanmu, nak!”. Tapi jangan katakan, “Hei, mainannya jangan dilempar-lempar, dong!”

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Jangan menggunakan kalimat yg kasar, maklumi lah sifat anak kecil
  4. Beri Bimbingan
    Jika anak mengobrak-abrik buku di lemari yang ada di ruang keluarga, katakan saja, “Maukah kamu berhenti ‘bermain’ buku? Baca aja ya di kamarmu?”
    Jika dia tidak memedulikan perkataan anda, anda bisa membimbingnya ke kamar dengan cara yang lembut namun tegas dan katakan padanya bahwa dia boleh kembali ke ruang keluarga jika mau mendengarkan kata-kata anda.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Kasih arahan atau tuntunan, jangan hanya mengeluarkan kalimat2 suruhan atau larangan.
  5. Beri Peringatan
    Jika anak tahu aturan yang telah anda buat, pada usia tertentu, anda hanya perlu bertanya kepadanya, ketika dia melakukan pelanggaran. Dia akan langsung merasa segan kepada anda, karena ada sangsi yang harus diterimanya segera, setelah melakukan pelanggaran. Buat batasan peringatan sampai hitungan ke 3, sehingga anak akan belajar untuk mengubah sikap setelah diberikan peringatan.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Berat nih klo harus menggunakan sistem sangsi, harus bener2 super tega
  6. Beri Alasan
    Jika anak bermain-main dengan benda tajam, anda tentu harus lebih berhati-hati memberikan peringatan kepadanya. Terangkan dengan bahasa yang jelas dan sederhana, apa yang akan anda lakukan dan sebutkan alasannya. Contoh, “Bunda simpan pisaunya ya, sayang, nanti bisa melukai tanganmu!” atau, “Bunda minta kamu jangan main air ya, nanti lantainya jadi licin dan bisa bikin kamu jatuh”.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Lebih masuk akal klo ada alasan yg jelas ketika melarang, anak ga bertanya2 lagi kenapa dilarang.
  7. Jangan Tunda Hukuman
    Jika anda ingin menghukum anak yang tidak disiplin, hukumlah segera setelah anda tahu dia tidak disiplin. Jangan sampai anda menunda memberikan hukuman kepadanya. Sebab, anak-anak tidak akan mau menerima hukuman beruntun atau mengulangi kesalahan. Berilah hukuman yang mendidik, seperti menyapu lantai, merapikan tempat tidur, tidak boleh main game, atau membersihkan kamar mandi.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Hukuman yg mendidik tp jangan yg berat
  8. Tetap Tenang
    Marah sambil berteriak, membentak, atau menceramahi anak tanpa henti, akan membuat anda menjadi orang yang melakukan tindakan kekerasan verbal terhadap anak. Tindakan ini justru bisa merusak rasa penghargaan diri anak anda. Akibatnya, anak jadi tidak memiliki rasa percaya diri di hadapan orangtuanya. Jadi, apapun yang terjadi, tetaplah tenang dan tegas.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Ketenangan menghindarkan kita dari emosi yg berlebih
  9. Bertekuk Lutut
    Merunduklah saat berbicara pada si kecil, terutama saat memberikan kritikan kepadanya. Tekuklah lutut anda atau ambil posisi duduk dihadapannya, agar pandangan mata anda sejajar dengannya. Dengan sikap seperti ini, anda tidak perlu merasa khawatir akan kehilangan rasa hormat darinya. Justru sebaliknya, anak akan semakin menghormati dan menghargai anda sebagai orangtua.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Sangat setuju, mungkin bisa ditambah dengan sentuhan kecil di kepala atau bahunya.
  10. Jangan Ceramah
    Ajaklah si kecil ngobrol santai dan berdiskusi. Ini lebih baik daripada memberikannya ceramah yang panjang lebar. Hindari pernyataan-pernyataan seperti, “Sudah berkali-kali Bunda bilang….” atau, “Setiap saat kamu kok selalu…. “. Pernyataan-pernyataan tersebut memberi kesan seolah-olah dia ditakdirkan untuk selalu mengecewakan anda, apapun yang dia perbuat. Cobalah gulirkan pertanyaan-pertanyaan seperti, “Apakah kamu suka jika temanmu mengganggumu terus di sekolah, kak ?” atau, “Kamu mau kalau gigimu sakit lagi ?”. Kritiklah sikapnya, jangan salahkan dirinya (baca : pribadinya)

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Jangan membuat anak selalu menjadi orang yg bersalah
  11. Tunjukkan Sikap Positif
    Terlalu banyak waktu anda yang terbuang jika hanya memberikan kritik sikap buruk si kecil. Sesekali ucapkanlah pujian-pujian atas sikap positif yang sudah ditunjukkan olehnya. Misalnya, “Bunda senang lho, lihat kamu membereskan mainan dan menyimpannya di tempat semula”.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Agar pujian orang tua jd efektif, mungkin tips disini bisa membantu
    Bagaimana Cara Yang Tepat Untuk MEMUJI Anak?
  12. Jangan Menampar
    Tamparan keras yang anda berikan di wajahnya, akan berpengaruh buruk bagi diri anak dan juga anda. Anak yang pernah ditampar orangtuanya akan merasa lebih menderita daripada perasaan tidak dihargai atau depresi sekalipun. Tindakan inipun sekaligus bisa mengajarkan secara tidak langsung pada anak untuk menyelesaikan segala persoalan dengan cara kekerasan.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Jangan sampai dilakukan!! Contoh yg sangat tidak baik bagi anak
  13. Hadapi Rengekan
    Katakan kepada anak-anak untuk tidak merengek saat meminta sesuatu dan tegaskan pula bahwa anda tidak akan mengabulkan permintaannya jika disampaikan dengan cara merengek atau menangis. Kecuali , jika ia meminta sesuatu dengan sikap yang manis dan sopan.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Salah satu cara yg bagus untuk menjadikan anak tidak terlalu manja atau cengeng. Selain itu juga melatih kesopanan. Tapi tetap peran orang tua dan lingkungan sangat menentukan. Kalau lingkungannya ‘tidak sopan’, bakal susah juga bikin anak meminta dg sikap yg sopan
  14. Contoh Baik
    Jika suatu kali anak anda pernah memergoki anda sedang berdebat dengan pasangan tanpa menggunakan kekerasan, anak akan meniru sikap baik tersebut. Begitupun jika anda ingin anak anda mau melakukan sesuatu, misalnya membaca buku, anda bisa langsung melakukannya tanpa harus menyuruh dan berteriak-teriak agar anak anda melakukan hal tersebut.

    Quote:
    Originally Posted by ~GhaDux~
    Anak cenderung meniru orang tuanya, berilah contoh yg baik
Posted in Tips n Trik | Tagged , , , | Leave a comment

Teknik Refleksi Pada Embun (Brian Valentine dan Sergio Darcas )

Fokus susun adalah teknik yang sangat berguna untuk meningkatkan ketajaman saat di lapangan untuk mempertahankan tingkat menarik dari latar belakang yang blur. Fokus susun menciptakan dasar yang kuat untuk aspek teknis susun. Berbekal pengetahuan ini, kita dapat menjelajahi sebuah metode untuk memotret bunga melalui tetesan embun yang di biaskan.

Quote:
Quote:
Persiapan

Spoiler for Persiapan:
Anda akan memerlukan item berikut untuk membuat foto-foto ini:

  • kamera
  • lensa makro
  • Flash (sebaiknya off-kamera)
  • Tikar (opsional, tetapi dianjurkan!)
  • Daisy kecil, jenis bunga dengan diameter sekitar 2-3cm
  • Embun pagi di rumput Anda
    Spoiler for Alat tempur:
Quote:
Teknik

Spoiler for Teknik:
  1. Set flash E-TTL dan Flash Kompensasi Eksposur ke posisi normal (+1 FEC dengan 430ex). Jumlah refleksi yang Anda akan dapatkan dalam tetes embun dengan banyak bervariasi, tetapi mereka cenderung sedikit dengan bunga berwarna berukuran kecil, mungkin karena bunga kecil kurang mengambil kekuatan flash untuk tergekspos.
  2. Hati-hati mengatur tikar di atas tanah dan berlutut di atasnya untuk menemukan sebuah titik embun yang menarik (sebaiknya lebih kecil dari 2mm) atau sekelompok embun.
  3. Hati-hati menempatkan bunga sekitar 2cm dibelakang embun dalam posisi vertikal dan kemudian menemukan embun di jendela bidik. (Jika Anda perlu untuk memindahkan bunga, ingat: gambar dibiaskan adalah yang terbalik jika dilihat melalui embun.)
  4. Pegang kamera di tangan Anda sebagai serendah yang Anda bisa. Ambil beberapa gambar sambil bergerak maju sedikit sampai Anda telah memotret seluruh rentang fokus yang berisi semua embun itu sendiri dan gambar masing-masing dibiaskan. Pastikan Anda tetap FOV yang sama diseluruh tembakan dan tidak memutar kamera saat mengambil foto.
  5. Fokus susun, fokus susun dapat digunakan untuk meningkatkan ketajaman yang tersedia dilapangan menggunakan CombineZM. Anda mungkin ingin melakukan ini di mana Anda tidak bisa mendapatkan DOF yang diperlukan, tidak peduli apa aperture yang Anda gunakan, atau di mana Anda menggunakan bukaan yang cukup terbuka untuk meminimalkan pelunakan difraksi tapi masih menginginkan DOF yang signifikan.

Berikut adalah tiga gambar yang digunakan untuk mengambil foto komposit tunggal. Perhatikan bagaimana fokus sedikit berbeda dalam setiap tembakan.

Spoiler for Fokus sisi:
Spoiler for Fokus Tengah:
Spoiler for Fokus rumput:
Spoiler for Fokus All:
Spoiler for Hasil:
Spoiler for Hasil:
Spoiler for Hasil:
Spoiler for Hasil:
Spoiler for Hasil:
Spoiler for Hasil:
Posted in Photography | Tagged | Leave a comment